Pertanyaan seperti ini cukup sering muncul ketika fresh graduate sedang mencari lowongan kerja di bidang sales, distribusi, FMCG, retail, atau consumer goods. Apalagi di beberapa lowongan, istilah yang digunakan bisa sangat mirip. Ada yang menulis Sales Canvasser, Sales Motoris, Sales Taking Order, bahkan ada perusahaan yang menggabungkan beberapa fungsi tersebut dalam satu posisi.
Di sinilah membaca judul lowongan saja bisa membuat kamu salah memahami pekerjaan.
Seorang Sales Canvasser pada dasarnya lebih banyak berfokus pada kegiatan mendatangi calon pelanggan atau outlet untuk menawarkan produk, membuka peluang penjualan, melakukan pendekatan, dan membangun hubungan dengan pelanggan. Sementara Sales Motoris tidak hanya melakukan penjualan lapangan, tetapi umumnya membawa produk menggunakan kendaraan roda dua untuk mendukung penjualan dan distribusi langsung ke outlet.
Namun, ada satu hal penting yang perlu Mimin luruskan sejak awal: tidak ada satu job description yang 100% seragam untuk semua perusahaan. Dalam praktik rekrutmen, tugas dapat digabungkan. Bahkan ada lowongan Sales Motoris yang juga mencantumkan canvassing, mencari outlet baru, merchandising, sampai pengisian stok.
Jadi, artikel ini bukan sekadar membahas definisinya. Mimin akan mengajak kamu melihat cara kerja keduanya, tugas harian, kendaraan, produk, target, skill, tantangan di lapangan, contoh pekerjaan, sampai tipe orang seperti apa yang lebih cocok menjadi Canvasser atau Motoris.
Apa Itu Sales Canvasser?
Sales Canvasser adalah tenaga penjualan yang melakukan pendekatan langsung ke calon pelanggan atau outlet untuk menawarkan produk atau layanan. Aktivitas utamanya dilakukan dengan cara mendatangi pelanggan secara langsung, bukan hanya menunggu calon pembeli datang.
Misalnya, sebuah perusahaan ingin memperluas distribusi produknya ke lebih banyak warung dan toko kelontong. Sales Canvasser dapat diberikan wilayah tertentu untuk mencari outlet potensial, memperkenalkan produk, menjelaskan manfaatnya, melakukan negosiasi, kemudian mendorong terjadinya transaksi atau pemesanan.
Dalam pekerjaan seperti ini, kemampuan komunikasi menjadi sangat penting. Kamu bukan hanya perlu mengetahui produk yang dijual, tetapi juga harus mampu membaca kondisi calon pelanggan. Ada pemilik toko yang langsung tertarik, ada yang perlu dijelaskan berkali-kali, dan ada pula yang belum membutuhkan produk tersebut.
Karena itu, pekerjaan canvassing bukan sekadar “keliling menawarkan barang”. Ada proses mencari prospek, melakukan pendekatan, menjelaskan produk, menangani keberatan, melakukan follow-up, dan menjaga hubungan dengan pelanggan.
Apa Itu Sales Motoris?
Sales Motoris adalah tenaga penjualan lapangan yang umumnya menggunakan kendaraan roda dua untuk membawa, menawarkan, menjual, dan/atau mendistribusikan produk ke pelanggan atau outlet dalam wilayah tertentu.
Contoh yang paling mudah ditemukan adalah distribusi produk FMCG ke warung, toko kelontong, kios, minimarket tertentu, atau outlet lainnya. Sales Motoris dapat membawa produk di kendaraan, kemudian melakukan penjualan langsung ketika mengunjungi outlet.
Dalam salah satu lowongan Sales Motoris yang dipublikasikan KarirJakarta pada 2026, tugasnya mencakup membawa dan menjual produk langsung ke toko atau warung, melakukan pengisian stok dari motor, mencari outlet baru, serta membangun hubungan dengan pelanggan.
Artinya, Sales Motoris memiliki pekerjaan yang cukup unik karena menggabungkan fungsi sales, mobilitas, dan distribusi.
Itulah sebabnya kamu bisa menemukan Sales Motoris yang setelah melakukan transaksi langsung menyerahkan barang kepada pelanggan. Pada beberapa perusahaan, mereka juga melakukan pencatatan transaksi dan setoran hasil penjualan.
Sales Canvasser vs Sales Motoris: Apa Bedanya?
Kalau dibuat sesederhana mungkin, perbedaan utamanya terletak pada fokus pekerjaan.
| Aspek | Sales Canvasser | Sales Motoris |
|---|---|---|
| Fokus utama | Mencari peluang dan melakukan penjualan melalui kunjungan langsung | Penjualan sekaligus distribusi produk secara langsung |
| Kendaraan | Tergantung kebutuhan perusahaan | Umumnya menggunakan motor |
| Membawa stok | Tidak selalu | Umumnya membawa produk untuk mendukung penjualan/distribusi |
| Aktivitas | Prospecting, pendekatan, presentasi, negosiasi, follow-up | Kunjungan, penjualan, distribusi, pengisian stok, pencatatan transaksi |
| Pelanggan baru | Biasanya menjadi bagian penting pekerjaan | Dapat menjadi bagian pekerjaan, tergantung target perusahaan |
| Aktivitas fisik | Lebih banyak mobilitas dan komunikasi | Mobilitas ditambah aktivitas membawa/menyerahkan produk |
Catatan penting: tabel tersebut merupakan gambaran umum, bukan aturan bahwa semua perusahaan harus menggunakan pembagian tugas yang sama. Lowongan aktual dapat menggabungkan fungsi Canvasser dan Motoris.
Contoh Sederhana Supaya Kamu Nggak Salah Bayangin
Bayangkan ada perusahaan yang menjual minuman kemasan.
Sales Canvasser mendapat wilayah tertentu. Pagi hari ia mencari toko yang potensial, masuk ke toko, memperkenalkan produk, menjelaskan harga dan program penjualan, kemudian menawarkan kerja sama. Setelah mendapatkan calon pelanggan, ia mencatat hasil kunjungan dan melakukan follow-up.
Sementara itu, Sales Motoris berangkat dengan motor yang membawa sejumlah produk. Ia mengunjungi warung sesuai rute, menawarkan produk, menerima pesanan atau melakukan transaksi, lalu menyerahkan barang yang dibawa. Setelah selesai, ia mencatat penjualan dan menjalankan rute berikutnya.
Dalam contoh tersebut, keduanya sama-sama melakukan penjualan. Tetapi Sales Motoris memiliki tambahan aktivitas berupa membawa dan mendistribusikan produk.
Apakah Sales Motoris Juga Melakukan Canvassing?
Ya, bisa. Ini justru salah satu hal yang sering membuat fresh graduate bingung.
Canvassing sebenarnya merupakan aktivitas mencari dan mendekati pelanggan, bukan semata-mata nama jabatan. Karena itu, seorang Sales Motoris bisa saja melakukan canvassing ketika mencari outlet baru.
Salah satu lowongan Sales Motoris pada 2026, misalnya, secara eksplisit mencantumkan pencarian outlet baru atau canvassing sebagai bagian dari tugas. Lowongan lain juga menggabungkan istilah Sales TO, Canvass & Motoris dalam satu posisi.
Jadi, jangan berpikir:
“Kalau ada kata canvassing berarti pasti Sales Canvasser.”
Belum tentu.
Yang lebih tepat adalah melihat keseluruhan job description. Apakah kamu hanya mencari pelanggan dan mengambil order? Atau kamu juga harus membawa stok, mengirimkan barang, melakukan penjualan langsung, mencatat transaksi, dan melakukan setoran?
Tugas dan Tanggung Jawab Sales Canvasser
Secara umum, beberapa pekerjaan yang dapat muncul dalam lowongan Sales Canvasser antara lain:
| Tugas | Apa yang Dilakukan? |
|---|---|
| Mencari prospek | Mencari toko atau calon pelanggan yang berpotensi membeli produk. |
| Visit outlet | Mendatangi calon pelanggan sesuai wilayah atau rute. |
| Menawarkan produk | Menjelaskan produk, harga, manfaat, atau program penjualan. |
| Negosiasi | Membicarakan kebutuhan dan penawaran sesuai kebijakan perusahaan. |
| Follow-up | Menindaklanjuti calon pelanggan yang belum melakukan transaksi. |
| Menjaga relasi | Mempertahankan hubungan dengan pelanggan yang sudah diperoleh. |
| Laporan | Mencatat hasil kunjungan, prospek, penjualan, dan kondisi pasar sesuai sistem perusahaan. |
Beberapa posisi canvasser juga dapat menangani penagihan, keluhan pelanggan, pemantauan harga pesaing, atau kegiatan branding. Tugas tersebut sangat bergantung pada model bisnis dan produk yang dijual.
Tugas dan Tanggung Jawab Sales Motoris
Sales Motoris memiliki beberapa tugas yang mirip dengan canvasser, tetapi biasanya terdapat tambahan tanggung jawab terkait produk yang dibawa.
| Tugas | Contoh Aktivitas |
|---|---|
| Kunjungan outlet | Mengikuti rute dan mengunjungi toko/warung yang menjadi area tanggung jawab. |
| Penjualan langsung | Menawarkan dan menjual produk secara langsung kepada pelanggan. |
| Membawa produk | Membawa stok tertentu menggunakan kendaraan sesuai sistem perusahaan. |
| Pengisian stok | Mengisi kembali stok produk di outlet apabila menjadi bagian tanggung jawab posisi. |
| Outlet baru | Mencari dan membuka outlet baru sesuai target. |
| Pencatatan transaksi | Mencatat transaksi, order, atau hasil kunjungan. |
| Setoran | Pada sistem tertentu, melakukan setoran hasil penjualan sesuai prosedur perusahaan. |
Contoh lowongan Sales Motoris di Jakarta menunjukkan kombinasi tugas tersebut, mulai dari penjualan langsung, pembukaan outlet baru, membawa produk, pencatatan hasil penjualan, sampai menjaga kondisi produk.
Apakah Sales Motoris Wajib Punya Motor Sendiri?
Tidak bisa disamaratakan. Namun, cukup banyak lowongan Sales Motoris yang memang mensyaratkan kendaraan roda dua dan SIM C.
Contohnya, lowongan Sales Motoris yang dipublikasikan melalui KarirJakarta mencantumkan kepemilikan sepeda motor sebagai salah satu pertanyaan/kualifikasi. Lowongan Sales TO Canvass & Motoris dari PT Personel Alih Daya Tbk juga mencantumkan kendaraan roda dua dan SIM C.
Artinya, saat melihat lowongan Sales Motoris, jangan hanya membaca persyaratan “pendidikan minimal SMA/SMK”. Periksa juga bagian kendaraan, SIM, smartphone, area kerja, dan kesiapan bekerja di lapangan.
Untuk kendaraan, tanyakan juga kepada HR apakah motor harus milik pribadi atau tersedia kendaraan operasional. Jangan membuat asumsi sebelum mengetahui kebijakan perusahaan.
Bagaimana dengan Sales Canvasser?
Sales Canvasser juga bisa membutuhkan kendaraan pribadi, terutama apabila pekerjaannya mengharuskan berpindah dari satu outlet ke outlet lain dalam satu area. Namun, kebutuhan tersebut tidak otomatis berarti setiap Canvasser wajib menggunakan motor sendiri.
Dalam lowongan tertentu, perusahaan memang mencantumkan kendaraan dan SIM sebagai persyaratan. Ada juga posisi yang menggunakan kendaraan operasional atau sistem transportasi tertentu.
Jadi, kendaraan bukan satu-satunya pembeda antara Canvasser dan Motoris. Pada Sales Motoris, kendaraan biasanya memiliki fungsi lebih penting karena digunakan untuk membawa atau mendistribusikan produk.
Mana yang Lebih Banyak Keliling?
Keduanya sama-sama merupakan pekerjaan lapangan sehingga mobilitas menjadi bagian penting dari pekerjaan.
Namun, Sales Motoris biasanya memiliki pola kerja yang sangat terkait dengan rute dan distribusi produk. Setelah membawa produk dari gudang atau titik distribusi, Sales Motoris mengunjungi outlet sesuai wilayah untuk menjual atau mengisi stok.
Sales Canvasser juga berpindah-pindah tempat, tetapi aktivitasnya lebih banyak diarahkan pada prospecting, pendekatan, presentasi, dan mendapatkan order atau pelanggan baru.
Jadi bukan sekadar siapa yang lebih banyak naik motor. Yang lebih penting adalah apa tujuan dari kunjungan tersebut.
Target Sales Canvasser dan Sales Motoris Apakah Sama?
Tidak selalu. Target sangat bergantung pada sistem perusahaan.
Canvasser dapat dinilai dari jumlah prospek, outlet baru, order, nilai penjualan, atau indikator lain yang digunakan perusahaan. Sementara Motoris dapat memiliki target penjualan, jumlah kunjungan, volume produk, pembukaan outlet baru, maupun ketersediaan produk di outlet.
Salah satu lowongan Sales Motoris pada 2026, misalnya, mencantumkan target penjualan harian, target kunjungan, serta target pembukaan outlet baru.
Karena itu, jangan menerima pekerjaan hanya dengan bertanya “Targetnya berapa?”. Pertanyaan yang lebih tepat adalah “Targetnya dihitung berdasarkan apa?”
Skill yang Dibutuhkan Sales Canvasser
| Skill | Kenapa Penting? |
|---|---|
| Komunikasi | Memudahkan menjelaskan produk dan membangun hubungan. |
| Negosiasi | Membantu menghadapi keberatan dan mencari kesepakatan sesuai kebijakan perusahaan. |
| Product knowledge | Sales harus memahami produk yang ditawarkan. |
| Prospecting | Membantu menemukan pelanggan potensial. |
| Follow-up | Tidak semua calon pelanggan langsung melakukan transaksi. |
| Target orientation | Pekerjaan sales umumnya memiliki target yang harus dicapai. |
Skill yang Dibutuhkan Sales Motoris
Sales Motoris membutuhkan skill sales yang sama, tetapi ada tambahan kemampuan praktis karena pekerjaannya menggabungkan penjualan dan mobilitas lapangan.
- Komunikasi dan negosiasi
- Product knowledge
- Orientasi target
- Manajemen rute
- Ketelitian mencatat transaksi
- Pengetahuan area
- Kemampuan mengendarai motor dengan aman
- Disiplin dalam menjaga produk dan perlengkapan kerja
Beberapa lowongan juga meminta kemampuan menggunakan smartphone atau aplikasi untuk pencatatan dan pelaporan pekerjaan. Jadi, pekerjaan Sales Motoris sekarang tidak selalu hanya soal menawarkan barang dari toko ke toko. Ada bagian administrasi dan pelaporan yang tetap perlu dilakukan.
Sales Canvasser atau Sales Motoris, Mana yang Cocok untuk Fresh Graduate?
Keduanya bisa menjadi pilihan untuk fresh graduate. Bahkan terdapat lowongan Sales Motoris yang secara eksplisit membuka kesempatan bagi fresh graduate atau kandidat tanpa pengalaman.
Yang perlu dipertimbangkan adalah karakter pekerjaannya.
| Jika Kamu... | Lebih Menarik Dipertimbangkan |
|---|---|
| Suka berbicara dengan orang baru dan mencari pelanggan | Sales Canvasser |
| Suka pekerjaan yang aktif bergerak dan bertemu banyak outlet | Keduanya |
| Nyaman membawa produk dan melakukan distribusi | Sales Motoris |
| Memiliki motor dan SIM C | Sales Motoris dapat menjadi pilihan |
| Lebih menikmati proses mencari prospek dan negosiasi | Sales Canvasser |
Tabel tersebut bukan aturan mutlak. Mimin sengaja menggunakan kata “dapat menjadi pilihan” karena setiap perusahaan mempunyai model kerja dan job description yang berbeda.
Gambaran Sehari Menjadi Sales Canvasser
Pagi hari biasanya dimulai dengan briefing atau persiapan rute. Setelah mengetahui area dan target, kamu mulai mengunjungi outlet atau calon pelanggan. Tidak semua kunjungan menghasilkan transaksi. Ada yang meminta katalog, ada yang meminta datang kembali, ada yang belum tertarik, dan ada pula yang langsung melakukan pemesanan.
Setelah kunjungan selesai, hasilnya perlu dicatat. Prospek yang potensial dapat ditindaklanjuti pada kunjungan berikutnya. Di sinilah kemampuan follow-up menjadi penting karena pekerjaan sales tidak selalu selesai pada pertemuan pertama.
Jadi, pekerjaan Canvasser bukan sekadar berapa banyak toko yang didatangi, tetapi juga bagaimana kunjungan tersebut menghasilkan peluang penjualan.
Gambaran Sehari Menjadi Sales Motoris
Sales Motoris biasanya memulai hari dengan memastikan kendaraan, produk, dan perlengkapan kerja siap. Setelah itu, ia menjalankan rute yang telah ditentukan dan mengunjungi outlet.
Di setiap outlet, aktivitas dapat mencakup menawarkan produk, menerima order, melakukan transaksi, menyerahkan barang, memeriksa stok, melakukan pengisian ulang, atau mencari outlet baru. Setelah aktivitas selesai, transaksi dan hasil kunjungan perlu dicatat sesuai sistem perusahaan.
Karena membawa produk, pekerjaan ini juga membutuhkan ketelitian. Kesalahan mencatat barang, jumlah transaksi, atau setoran dapat menjadi persoalan administratif yang serius.
Tantangan yang Perlu Dipahami Sebelum Melamar
Ini bagian yang sering tidak dibahas dalam artikel lowongan kerja. Pekerjaan sales lapangan memang menawarkan pengalaman yang bagus, tetapi kamu juga perlu memahami sisi pekerjaannya.
1. Tidak Selalu Mendapat Respons Positif
Sales akan bertemu dengan orang yang berbeda-beda. Ada calon pelanggan yang tertarik, ada yang menolak, dan ada yang bahkan tidak memiliki waktu untuk berbicara. Kemampuan menghadapi penolakan secara profesional menjadi bagian dari pekerjaan.
2. Target Penjualan
Posisi sales pada umumnya memiliki target. Sebelum menerima pekerjaan, pahami bagaimana target tersebut dihitung dan apa saja indikator yang digunakan.
3. Mobilitas Tinggi
Pekerjaan lapangan berarti kamu tidak hanya duduk di kantor. Cuaca, kondisi jalan, jarak antar-outlet, dan kepadatan area merupakan bagian dari kondisi kerja yang perlu dipertimbangkan.
4. Administrasi Tetap Ada
Jangan membayangkan pekerjaan sales hanya berbicara dengan pelanggan. Ada pencatatan kunjungan, order, transaksi, stok, laporan, atau aktivitas lain sesuai sistem perusahaan.
5. Untuk Motoris, Ada Tanggung Jawab Tambahan
Ketika membawa produk, kamu tidak hanya bertanggung jawab terhadap aktivitas penjualan tetapi juga perlu memperhatikan kondisi barang, transaksi, dan prosedur distribusi yang diberikan perusahaan.
Apakah Sales Motoris Sama dengan Sales Keliling?
Secara gambaran umum memang mirip, tetapi istilahnya tidak selalu identik. Sales Motoris menekankan penggunaan kendaraan sebagai bagian dari metode kerja, sedangkan “sales keliling” lebih merupakan istilah umum untuk pekerjaan sales yang berpindah-pindah lokasi.
Karena itu, jangan menggunakan istilah tersebut sebagai patokan utama ketika membaca lowongan. Tetap lihat job description, produk, pelanggan, kendaraan, target, dan tanggung jawab distribusinya.
Bagaimana Mengetahui Lowongan Itu Sebenarnya Sales Canvasser atau Motoris?
Mimin punya cara sederhana: jangan hanya membaca judul lowongan. Cari beberapa kata kunci di bagian tanggung jawab.
| Jika Menemukan Kata-Kata Ini | Kemungkinan Fokus |
|---|---|
| Prospecting, mencari pelanggan baru, visit, presentasi, negosiasi | Canvassing |
| Membawa produk, distribusi langsung, pengisian stok dari motor | Motoris |
| SIM C, motor pribadi, stok, setoran harian | Motoris |
| Outlet baru/NOO, penjualan langsung, kunjungan area | Bisa Canvasser maupun Motoris |
💡Tips Mimin: kalau judul lowongan tertulis “Sales Canvasser/Motoris”, jangan langsung bingung. Justru baca bagian job description dan persyaratannya. Jika perusahaan meminta motor, SIM C, membawa stok, dan melakukan penjualan langsung, kemungkinan fungsi motoris cukup kuat. Namun, keputusan akhir tetap berdasarkan informasi resmi dari perusahaan.
Skill yang Bisa Ditulis di CV
Buat kamu yang ingin melamar posisi ini, jangan hanya menulis “Komunikasi” di bagian skill. Buat skill yang lebih spesifik dan berhubungan dengan pekerjaan.
| Skill | Relevansi |
|---|---|
| Sales & Selling Skills | Menunjukkan kemampuan dasar penjualan. |
| Communication | Penting saat berinteraksi dengan pelanggan. |
| Negotiation | Berguna ketika menghadapi keberatan atau melakukan penawaran. |
| Customer Relationship | Membantu mempertahankan pelanggan dan repeat order. |
| Area Mapping & Route Planning | Relevan untuk pekerjaan lapangan dengan banyak outlet. |
| Sales Reporting | Membantu pencatatan hasil kunjungan dan penjualan. |
| Product Knowledge | Membantu menjelaskan produk secara tepat. |
Kalau Belum Punya Pengalaman Sales, Bisa Melamar?
Bisa, tergantung persyaratan lowongannya. Jangan langsung menganggap pekerjaan sales selalu membutuhkan pengalaman bertahun-tahun.
Beberapa lowongan Sales Motoris pada 2026 secara eksplisit membuka kesempatan untuk fresh graduate atau kandidat tanpa pengalaman.
Namun, perusahaan lain bisa menetapkan pengalaman tertentu, terutama jika posisi tersebut menangani area, produk, atau target yang membutuhkan pengalaman lapangan.
Untuk fresh graduate, pengalaman organisasi, kegiatan jualan, membantu usaha keluarga, menjadi reseller, melakukan promosi produk, atau pengalaman lain yang benar-benar pernah dilakukan dapat menjadi bahan untuk menjelaskan kemampuan komunikasi dan penjualan saat interview. Jangan mengarang pengalaman; ceritakan pengalaman nyata dan hubungkan dengan kebutuhan posisi.
Kesimpulan: Sales Canvasser dan Sales Motoris Memang Mirip, Tapi Tidak Sama
Sales Canvasser dan Sales Motoris sama-sama bekerja di lapangan dan sama-sama bertujuan menghasilkan penjualan, tetapi fokus pekerjaannya dapat berbeda.
Sales Canvasser lebih identik dengan aktivitas mencari prospek, melakukan pendekatan, menawarkan produk, membuka peluang pelanggan baru, melakukan negosiasi, dan menjaga hubungan dengan pelanggan.
Sementara Sales Motoris umumnya menggabungkan aktivitas tersebut dengan membawa, menjual, dan/atau mendistribusikan produk menggunakan kendaraan. Pada beberapa perusahaan, Motoris juga bertugas mengisi stok, mencatat transaksi, melakukan setoran, dan mencari outlet baru.
Namun, jangan menjadikan definisi tersebut sebagai aturan mutlak. Judul jabatan tidak selalu menggambarkan seluruh pekerjaan. Ada perusahaan yang menggabungkan Canvasser, Taking Order, dan Motoris dalam satu posisi. Karena itu, job description tetap menjadi sumber informasi paling penting ketika kamu sedang mempertimbangkan sebuah lowongan.
💡TIPS MIMIN: saat menemukan lowongan Sales Canvasser atau Sales Motoris, coba cek lima hal sebelum melamar: apakah wajib punya motor, apakah wajib memiliki SIM C, apakah membawa stok, bagaimana sistem targetnya, dan apakah ada tugas setoran atau distribusi. Lima hal ini akan membantu kamu membayangkan pekerjaan sebenarnya, bukan hanya membaca nama posisinya.
Karena pada akhirnya, mencari kerja bukan cuma soal “yang penting diterima”. Kamu juga perlu tahu pekerjaan seperti apa yang akan kamu jalani setelah diterima.
FAQ Sales Canvasser & Sales Motoris
1. Apa itu Sales Canvasser?
Sales Canvasser adalah tenaga sales yang melakukan penjualan melalui kunjungan langsung ke calon pelanggan atau outlet, termasuk mencari prospek, menawarkan produk, melakukan pendekatan, negosiasi, dan follow-up.
2. Apa itu Sales Motoris?
Sales Motoris adalah tenaga sales lapangan yang umumnya menggunakan kendaraan roda dua untuk membawa, menawarkan, menjual, dan/atau mendistribusikan produk kepada pelanggan atau outlet.
3. Apakah Sales Motoris juga melakukan canvassing?
Bisa. Canvassing dapat menjadi bagian dari pekerjaan Sales Motoris, terutama ketika mereka mencari outlet baru. Beberapa lowongan memang mencantumkan aktivitas canvassing sebagai bagian dari tugas Motoris.
4. Apakah Sales Canvasser wajib punya motor?
Tidak selalu. Kebutuhan kendaraan bergantung pada kebijakan dan area kerja perusahaan. Karena itu, periksa persyaratan pada masing-masing lowongan.
5. Apakah Sales Motoris wajib punya motor?
Tidak selalu, tetapi banyak lowongan memang mensyaratkan kendaraan roda dua dan SIM C karena kendaraan digunakan sebagai bagian dari aktivitas kerja.
6. Apakah fresh graduate bisa menjadi Sales Motoris?
Bisa. Beberapa lowongan membuka kesempatan bagi fresh graduate atau kandidat tanpa pengalaman, meskipun persyaratan setiap perusahaan berbeda.
7. Apakah Sales Canvasser dan Sales Motoris sama-sama punya target?
Pada umumnya posisi sales memiliki indikator atau target kerja, tetapi bentuknya berbeda-beda. Target dapat berupa penjualan, kunjungan, outlet baru, volume produk, atau indikator lain sesuai sistem perusahaan.
8. Mana yang lebih cocok untuk fresh graduate?
Keduanya bisa menjadi pilihan. Canvasser lebih menarik bagi orang yang menikmati komunikasi, prospecting, dan negosiasi, sedangkan Motoris cocok dipertimbangkan bagi orang yang nyaman dengan mobilitas tinggi sekaligus aktivitas penjualan dan distribusi. Tetap sesuaikan dengan job description perusahaan.
Referensi
- Contoh Lowongan Sales Motoris – KarirJakarta
- Sales TO Canvass & Motoris – PT Personel Alih Daya Tbk
- Perbedaan Sales Canvasser dan Sales Motorist – Swakarya Insan Mandiri
- Contoh Lowongan Sales Motoris – Indeed Indonesia

0 Komentar