Mau menulis apa? Apakah cukup dengan Communication, Teamwork, Hardworking, dan Responsible?
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan skill tersebut. Kemampuan komunikasi dan kerja sama memang penting dalam dunia kerja. Namun, kalau isi CV hanya dipenuhi kata-kata yang sangat umum, recruiter belum tentu mendapatkan gambaran mengenai kemampuan apa yang kamu miliki dan hubungannya dengan pekerjaan Crew Restaurant.
Nah, di artikel ini Mimin tidak hanya memberikan daftar skill untuk kamu copy-paste. Kita akan membahas contoh keahlian yang relevan, alasan mengapa skill tersebut berhubungan dengan pekerjaan restaurant, contoh bukti yang bisa dimiliki fresh graduate, serta cara menuliskannya di CV tanpa mengarang pengalaman.
Apa Saja yang Biasanya Dibutuhkan Crew Restaurant?
Sebelum memilih skill untuk dimasukkan ke CV, coba pahami terlebih dahulu gambaran pekerjaannya.
Crew Restaurant bukan hanya bertugas mengantarkan makanan kepada pelanggan. Tugasnya dapat berbeda-beda tergantung konsep dan pembagian kerja masing-masing restaurant. Dalam operasional makanan dan minuman, pekerjaan dapat berkaitan dengan pelayanan pelanggan, transaksi, penyiapan dan penyajian makanan atau minuman, kebersihan, sanitasi, penggunaan peralatan, serta pelaksanaan prosedur kerja.
💡 BACA JUGA!
Karena itu, Mimin menyarankan kamu memilih skill berdasarkan aktivitas yang memang berhubungan dengan pekerjaan tersebut.
| Kelompok Kemampuan | Contoh Skill |
|---|---|
| Pelayanan pelanggan | Customer Handling, Communication |
| Transaksi | Basic Cashier/POS |
| Pesanan | Order Taking |
| Produk | Product Knowledge |
| F&B | Food & Beverage Service, Basic Food Preparation |
| Kebersihan | Food Hygiene & Sanitation, Cleaning |
| Kerja tim | Teamwork & Coordination |
1. Customer Handling atau Customer Service
Customer Handling merupakan salah satu kemampuan yang cukup relevan untuk Crew Restaurant karena pekerjaan ini melibatkan interaksi langsung dengan pelanggan.
Bentuknya bisa sederhana, seperti menyambut pelanggan, menerima pesanan, menjawab pertanyaan mengenai menu, memberikan informasi, atau membantu kebutuhan pelanggan dengan sikap yang sopan.
Fresh graduate tidak harus mendapatkan skill ini dari pekerjaan restaurant. Kamu mungkin pernah menjadi SPG, berjualan online, bekerja part-time di toko, membantu usaha keluarga, atau mengikuti kegiatan yang mengharuskan kamu berinteraksi dengan banyak orang.
Contoh penulisan di CV:
Pastikan kalimat tersebut sesuai dengan pengalamanmu. Jangan mengaku memiliki pengalaman pelayanan jika sebenarnya belum pernah melakukannya.
2. Basic Cashier dan POS
Jika posisi Crew Restaurant yang kamu lamar juga memiliki tanggung jawab kasir, kemampuan dasar transaksi dapat menjadi skill yang relevan.
Kemampuan ini dapat mencakup pemahaman mengenai proses pembayaran, perhitungan uang, pemberian kembalian, pemeriksaan nominal transaksi, dan penggunaan sistem kasir apabila memang pernah dipelajari atau digunakan.
Tetapi ada perbedaan antara memahami dasar kasir dengan mahir mengoperasikan POS.
Kalau kamu belum pernah menggunakan POS, jangan menulis "Expert in POS System" hanya agar CV terlihat lebih menarik.
Contoh yang lebih aman untuk fresh graduate:
3. Order Taking
Order Taking adalah kemampuan menerima dan mencatat pesanan pelanggan secara tepat. Skill ini cukup dekat dengan aktivitas pelayanan di restaurant.
Ketika menerima pesanan, kamu perlu mendengarkan dengan baik, mencatat pilihan dan jumlah pesanan, kemudian melakukan konfirmasi agar kesalahan dapat diminimalkan.
Contoh penulisan:
4. Food & Beverage Service
Kalau kamu pernah mengikuti PKL, praktik sekolah, pelatihan, atau pekerjaan part-time yang berkaitan dengan F&B, kemampuan dasar pelayanan makanan dan minuman dapat ditampilkan di CV.
Kamu bisa menuliskannya secara sederhana dan tidak berlebihan.
5. Basic Food Preparation
Pada sebagian operasional restaurant, crew juga dapat membantu persiapan makanan atau minuman sesuai pembagian tugas dan prosedur yang berlaku.
Jika kamu pernah mempelajari atau mempraktikkan persiapan makanan, kamu dapat mempertimbangkan Basic Food Preparation sebagai salah satu skill.
Contohnya meliputi:
- menyiapkan bahan;
- melakukan persiapan sederhana;
- mengikuti takaran atau instruksi;
- menggunakan peralatan sesuai arahan;
- menjaga kebersihan area kerja.
6. Food Hygiene & Sanitation
Ini merupakan skill yang sering terlewat ketika fresh graduate membuat CV untuk pekerjaan F&B.
Dalam pekerjaan yang berhubungan dengan makanan, kebersihan personal, kebersihan area kerja, dan sanitasi merupakan hal penting karena berkaitan dengan praktik keamanan pangan.
Jika kamu pernah mendapatkan pelatihan atau mempelajari higiene dan sanitasi makanan, kamu bisa mencantumkannya sebagai kemampuan atau training sesuai konteks pengalamanmu.
7. Cleaning dan Restaurant Area Maintenance
Menjaga kebersihan restaurant bukan hanya membuat tempat terlihat rapi. Kebersihan area kerja merupakan bagian dari aktivitas operasional, terutama pada bisnis yang berkaitan dengan makanan dan minuman.
Skill ini dapat mencakup kemampuan menjaga area kerja tetap bersih, merapikan area pelayanan, membersihkan peralatan sesuai prosedur, dan menjaga area agar siap digunakan.
8. Product Knowledge
Bayangkan pelanggan bertanya mengenai isi atau karakteristik sebuah menu. Crew yang memahami informasi produk akan lebih mudah memberikan informasi yang sesuai.
Product Knowledge bukan berarti kamu harus menghafal seluruh menu sebelum bekerja. Yang penting adalah kamu mampu mempelajari informasi produk dan menyampaikan informasi yang memang tersedia kepada pelanggan.
9. Communication Skills
Skill komunikasi tetap penting dan boleh dimasukkan ke dalam CV.
Namun, Mimin menyarankan agar kamu tidak berhenti pada daftar soft skill saja. Gabungkan dengan skill yang lebih spesifik dan berhubungan dengan aktivitas pekerjaan.
| Terlalu Umum | Lebih Spesifik |
|---|---|
| Communication | Customer Handling |
| Teamwork | Teamwork & Coordination |
| Hardworking | Order Taking |
| Responsible | Attention to Detail |
10. Teamwork & Coordination
Restaurant merupakan lingkungan kerja yang membutuhkan koordinasi. Pembagian tugas dapat melibatkan beberapa orang dan bagian sesuai struktur operasional restaurant.
Karena itu, kemampuan bekerja sama dengan tim tetap relevan untuk Crew Restaurant.
11. Attention to Detail
Ketelitian dapat membantu dalam berbagai aktivitas restaurant, misalnya ketika mencatat pesanan, memeriksa transaksi, mengecek jumlah item, mengikuti instruksi, atau memastikan kelengkapan pesanan.
Contoh Skill Crew Restaurant untuk Fresh Graduate
Kalau kamu masih bingung menentukan skill, berikut contoh yang bisa kamu jadikan referensi. Mimin sengaja menambahkan kolom bukti agar kamu tidak asal memasukkan skill ke CV.
| Skill | Relevansi | Contoh Bukti Fresh Graduate |
|---|---|---|
| Customer Handling | Melayani pelanggan | Jualan, SPG, PKL, part-time |
| Order Taking | Menerima pesanan | Praktik F&B atau pelayanan |
| Basic Cashier/POS | Membantu transaksi | Praktik kasir, toko, part-time |
| Product Knowledge | Memberikan informasi produk | Jualan produk atau retail |
| F&B Service | Pelayanan makanan/minuman | PKL atau pelatihan F&B |
| Food Hygiene & Sanitation | Menjaga higiene dan sanitasi | Pelatihan atau praktik F&B |
| Teamwork | Koordinasi dengan tim | Organisasi, PKL, pekerjaan |
| Attention to Detail | Mengurangi kesalahan | Kasir, administrasi, tugas sekolah |
Contoh CV Sebelum vs Sesudah
Bagian ini penting terutama untuk kamu yang merasa sudah memasukkan banyak skill tetapi CV masih terlihat terlalu umum.
CV Sebelum
- Communication
- Teamwork
- Hardworking
- Responsible
- Honest
- Good Attitude
Daftar tersebut tidak salah. Hanya saja, sebagian besar masih berupa kemampuan umum yang bisa digunakan untuk berbagai posisi pekerjaan.
CV Sesudah
- Customer Handling
- Order Taking
- Basic Cashier/POS
- Product Knowledge
- Food Hygiene & Sanitation
- Food & Beverage Service
- Teamwork & Coordination
- Attention to Detail
Yang kedua tidak otomatis lebih hebat. Perbedaannya adalah skill tersebut lebih mudah dikaitkan dengan aktivitas yang mungkin ada dalam pekerjaan Crew Restaurant.
Namun, kamu tetap harus memastikan setiap skill sesuai dengan kemampuanmu. Jangan memasukkan istilah seperti POS, Food Preparation, atau Food Hygiene hanya karena terlihat bagus jika kamu tidak pernah mempelajari atau menggunakannya.
Kalau Belum Pernah Kerja di Restaurant, Bagaimana?
Ini pertanyaan yang sangat wajar dari fresh graduate.
Kalau kamu belum pernah bekerja di restaurant, bukan berarti kamu tidak memiliki pengalaman yang bisa digunakan dalam CV.
Coba lihat kembali aktivitas yang pernah kamu lakukan.
| Pengalaman | Skill yang Mungkin Bisa Ditunjukkan |
|---|---|
| Jualan online | Customer Handling, Product Knowledge, Communication |
| Membantu usaha keluarga | Customer Service, Stock Checking, Product Display |
| PKL | Teamwork, Communication, sesuai tugas PKL |
| Organisasi | Teamwork, Coordination, Communication |
| Part-time | Tergantung tugas yang benar-benar dilakukan |
Jadi, jangan langsung mengatakan "Saya tidak punya pengalaman" hanya karena belum pernah menjadi karyawan tetap restaurant.
Yang perlu kamu lakukan adalah mencari hubungan antara pengalaman yang pernah kamu jalani dengan kemampuan yang dibutuhkan oleh posisi yang kamu lamar.
Jangan Memaksakan Skill yang Belum Kamu Kuasai
Mimin ingin menekankan bagian ini karena sering terjadi ketika seseorang membuat CV berdasarkan contoh di internet.
Jangan mencantumkan skill hanya karena terlihat cocok dengan lowongan.
Misalnya kamu belum pernah menggunakan sistem POS. Jangan menulis "Mahir Mengoperasikan POS".
Recruiter bisa saja menanyakan pengalaman tersebut ketika interview. Kalau kamu tidak dapat menjelaskan apa yang pernah dilakukan, informasi di CV justru dapat dipertanyakan.
Lebih baik jujur mengenai kemampuanmu dan menunjukkan bahwa kamu siap belajar.
Bagaimana Cara Menentukan Skill yang Harus Masuk CV?
1. Baca Deskripsi Lowongan
Jangan hanya melihat judul "Crew Restaurant". Baca juga tanggung jawab dan kualifikasi yang tercantum pada lowongan tersebut.
Cari tahu apakah posisi tersebut lebih banyak berhubungan dengan kasir, pelayanan pelanggan, kitchen, serving, kebersihan, atau kombinasi beberapa tugas.
2. Tandai Skill yang Kamu Miliki
Setelah membaca lowongan, cocokkan persyaratan tersebut dengan kemampuan yang benar-benar kamu miliki.
3. Cari Bukti dari Pengalaman
Jangan hanya bertanya "Saya punya skill apa?".
Coba ubah pertanyaannya menjadi:
Misalnya:
- Customer Handling → pernah melayani pembeli ketika berjualan.
- Stock Checking → pernah membantu mengecek stok barang.
- Data Entry → pernah melakukan input data menggunakan spreadsheet.
- Teamwork → pernah bekerja dalam kelompok atau organisasi.
Dengan cara berpikir seperti ini, isi CV menjadi lebih mudah dipertanggungjawabkan.
Contoh Kombinasi Skill untuk CV Crew Restaurant Fresh Graduate
Kalau kamu benar-benar baru lulus dan belum memiliki pengalaman kerja restaurant, berikut contoh kombinasi skill yang bisa dipertimbangkan:
- Customer Handling
- Communication Skills
- Basic Cashier
- Order Taking
- Product Knowledge
- Food Hygiene & Sanitation
- Teamwork & Coordination
- Attention to Detail
Tetapi jangan langsung menyalin semuanya.
Pilih skill yang memang sesuai dengan pengalaman, pendidikan, pelatihan, atau kemampuan yang kamu miliki.
Skill yang Sebaiknya Tidak Hanya Ditulis sebagai Kata Kosong
CV yang baik tidak harus memiliki daftar skill yang sangat panjang.
Misalnya kamu menuliskan:
Tidak ada yang salah dengan kata-kata tersebut. Namun, jika hampir seluruh isi bagian skill hanya terdiri dari istilah umum, recruiter masih perlu mencari tahu bagaimana kemampuan tersebut berkaitan dengan pekerjaan yang kamu lamar.
Mimin lebih menyarankan kamu memilih beberapa skill yang relevan dan bisa kamu jelaskan daripada memenuhi CV dengan banyak skill yang tidak memiliki bukti.
Kesimpulan
Membuat CV untuk posisi Crew Restaurant sebagai fresh graduate tidak harus menunggu sampai kamu memiliki pengalaman kerja bertahun-tahun.
Yang lebih penting adalah memahami pekerjaan yang kamu lamar dan menghubungkannya dengan kemampuan yang memang sudah kamu miliki.
Beberapa skill yang bisa dipertimbangkan antara lain Customer Handling, Order Taking, Basic Cashier/POS, Product Knowledge, Food & Beverage Service, Basic Food Preparation, Food Hygiene & Sanitation, Communication, Teamwork, dan Attention to Detail.
Namun, jangan memasukkan semuanya hanya karena terlihat cocok.
Pilih skill yang benar-benar sesuai dengan pengalaman, pendidikan, pelatihan, atau aktivitas yang pernah kamu jalani.
CV yang baik bukan CV yang paling banyak istilahnya. CV yang baik adalah CV yang membuat recruiter lebih mudah memahami kemampuan kamu, sementara kamu sendiri mampu menjelaskan dan mempertanggungjawabkan setiap informasi yang ditulis ketika masuk ke tahap interview.
Jadi, kalau saat ini kamu belum pernah bekerja di restaurant, jangan langsung merasa tidak punya modal. Coba lihat kembali pengalaman PKL, jualan online, organisasi, part-time, praktik sekolah, atau aktivitas lainnya. Bisa jadi dari sana sudah ada kemampuan yang relevan untuk menjadi bagian dari CV kamu.

0 Komentar